Jakarta – Singapura jadi salah satu posisi berbagai pelaku bisnis Nusantara menaruh asetnya. Namun ada satu taipan yang dimaksud terkenal di negara tetangga Nusantara lantaran kepemilikan tanahnya yang digunakan cukup banyak ke sana.
Nama pelaku bisnis itu Oei Tiong Ham dari Semarang. Dia pemilik salah satu raksasa gula terbesar Oei Tiong Ham Concern (OTHC).
OTHC berasal dari perusahaan bernama Kian Gwan untuk kegiatan bisnis properti juga merambah ke kegiatan bisnis gula. Organisasi didirikan ayah Oei.
Foto: Oei Tiong Ham. (Dok. Wikipedia) |
Setelah Kian Gwan dipegang Oei berubah menjadi perusahaan yang digunakan sangat sukses. Termasuk memonopoli lingkungan ekonomi gula dalam Jawa dengan membuka perkebunan tebu dan juga mendirikan pabrik gula yang mana besar.
Onghokham pada Konglomerat Oei Tiong Ham (1992) mengatakan OTHC melakukan ekspor gula sebesar 200 ribu ton. Bahkan mampu mengalahkan berbagai perusahaan dari Barat dari 1911-1912.
OTHC juga berhasil menguasai 60% bursa gula ke Hindia Belanda, dan juga juga meluas hingga India, Singapura dan juga London. Lini bisninya tumbuh tak hanya saja untuk gula, namun juga pergudangan, pelayaran dan juga perbankan.
Bisnisnya yang mana berprogres pesat menciptakan kekayaan Oei bertambah. Tercatat kekayaan 200 jt gulden, sebagai catatan 1 gulden pada 1925 mampu membeli 20 kg besar atau sekarang sekitar Simbol Rupiah 43,4 triliun apabila harga jual beras Mata Uang Rupiah 10.850/kg.
Namun kekayaannya itu menghasilkan beliau dikejar tenaga pajak pemerintah Hindia Belanda. Liem Tjwan Ling pada Oei Tiong Ham: Raja Gula dari Semarang (1979), menuliskan pemerintah menagih pajak 35 jt gulden untuk menutupi kerugian pasca pertempuran lalu membayar pajak dua kali lipat tanpa alasan jelas.
Oei berupaya mencegah pajak besar itu dengan meninggalkan Semarang. Singapura jadi tujuannya pada 1920.
Di sana ia membeli sejumlah tanah lalu rumah dengan total luas setara seperempat wilayah Singapura. Saat itu semata-mata penduduk super kaya, salah satunya Oei yang digunakan bisa saja membeli tanah dalam sana.
Selain tanah lalu bangunan, laman resmi Perpustakaan Nasional Singapura mengungkapkan Oei membeli perusahana pelayaran Heap Eng Moh Steamship Company Limited. Selain itu tercatat sebagai pemilik awal saham Overseas Chinese Bank (OCB), pada saat ini OCBC.
Oei disebut melakukan sumbangan US$150 ribu untuk perkembangan struktur Raffles College serta beberapa sekolah lain. Dia juga bermetamorfosis menjadi donatur utama pada kegiatan kemanusiaan.
Saking terkenalnya, nama Oei diabadikan sebagai nama jalan serta gedung-gedung di Singapura.
Next Article Kabur dari Indonesia, Taipan Hal ini Malah Terkenal dalam Singapura
Artikel ini disadur dari Sosok Taipan RI yang Namanya Diabadikan Jadi Jalan di Singapura
Foto: Oei Tiong Ham. (Dok. Wikipedia)










