Persis Solo hindari degradasi usai menang satu-nol di markas Barito Putera

Persis Solo hindari degradasi usai menang satu-nol di markas Barito Putera

Martapura, Kalsel – Persis Solo mengelak zona degradasi setelahnya menang satu gol tanpa balas di markas PS Barito Putera pada pertandingan pekan ke-29 Kompetisi 1 Indonesia di Stadion Demang Lehman Martapura, Daerah Banjar, Kalimantan Selatan, Hari Sabtu malam.

Pemain Persis Solo Eky Taufik mencatatkan namanya dalam papan skor pada menit ke-57, gol semata wayang itu menghadirkan timnya naik dua peringkat ke tempat 13 klasemen sementara dengan raihan 29 poin dari total 29 pertandingan ke antaranya tujuh kali menang, delapan kali imbang, juga 14 kali kalah. Sedangkan Barito Putera turun ke tempat 14 berbekal 29 poin.

“Kemenangan ini sangat penting, pemain menunjukkan kekuatan penuh di markas Barito,” kata Manajer Persis Solo Ong Kim Swee (OKS) pada konferensi pers usai pertandingan.

OKS mengungkapkan anak asuhnya mampu menciptakan suatu langkah positif pada setiap serangan yang dimaksud dibangun. Kemenangan ini memberi inovasi klasemen sementara dan juga angin segar bagi Persis Solo untuk mengelakkan degradasi pada sisa lima pertandingan musim 2024/2025.

“Kami berharap hasil positif ini bisa saja berlanjut pada sisa lima pertandingan musim ini, lantaran kedudukan pada waktu ini belum sepenuhnya aman,” ujar OKS.

Sementara itu, Pelatih kepala Barito Putera Vitor Tinoco menyampaikan maaf terhadap para pendukung Laskar Antasari dikarenakan gagal memetik kemenangan di markas kebanggaan.

“Pertandingan tidak ada sesuai rencana, fase pertama kelompok kesulitan, putaran kedua juga identik meskipun sempat mendapatkan potensi pada menit akhir,” tutur Vitor.

Vitor meminta para pemain untuk fokus menatap pertandingan pekan depan, dana segera memperbaiki situasi tim satu di antaranya peluang adanya pemain cedera usai laga waktu malam ini.

Pelatih PS Barito Putera Vitor Tinoco (tengah) memberikan informasi usai pertandingan di Conference Room Stadion Demang Lehman Martapura, Kota Banjar, Kalimantan Selatan, Hari Sabtu (19/4/2025) malam. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Bermain pada putaran awal, sebenarnya Barito Putera tidak tanpa penguasaan bola, sesi pertama Barito cukup rutin menyentuh bola bergulir. Namun, setiap penguasaan bola itu setiap saat berhasil dipotong tim tamu dengan memberikan tekanan untuk merebut bola.

Datang sebagai regu tamu, Persis Solo justru mempunyai lebih tinggi banyak tendangan tepat sasaran ke gawang lawan, sedangkan pasukan tuan rumah setiap saat gagal mengarahkan bola ke gawang Persis Solo.

Sementara grup tamu berkali-kali memperolah prospek apik, namun beberapa kali percobaan serangan tajam, bola masih menyamping dalam samping gawang Barito. Kesempatan demi potensi belum mampu menjebol gawang tuan rumah.

Lebih dari 30 menit bola bergulir, Barito baru mampu mendapatkan potensi manis pada menit ke-34, namun sepakan Morelatto melambung di melawan mistar gawang lawan hasil umpan terobosan dari lini tengah.

Pada menit ke-39, Rizky Dwi nyaris mengakibatkan Persis Solo unggul, namun sepakan keras kaki kanan sangat dari luar kotak penalti mampu dihadang penjaga gawang Barito. Hingga turun minum, skor kaca mata tiada berubah.

Pada sesi kedua, Barito Putera mulai berinisiatif mengambil alih jalannya pertandingan, satu prospek diperoleh di kotak penalti lawan saat peluit wasit baru berbunyi dua menit. Namun, permainan Barito kembali menurunkan pada 15 menit putaran kedua.

Kelemahan tuan rumah itu dimanfaatkan Persis Solo, petaka berjalan dalam kotak penalti Barito di mana Eky Taufik dengan tenang melegakan sepakan jarak dekat menjebol gawang Barito, skor 1-0.

Melihat timnya unggul, Instruktur Persis Solo mencoba menguatkan pertahanan dengan mengejutkan penyerang digantikan oleh pemain bertahan.

Barito Putera mencoba mengejar ketertinggalan dengan memperbaiki pola penyerangan, lebih lanjut dari delapan prospek tercipta yang digunakan sebenarnya bermetamorfosis menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk mencetak gol. Namun, lagi-lagi tekanan yang dimaksud diberikan grup tamu terus-menerus berhasil mematahkan prospek tuan rumah.

Persis Solo pada laga waktu malam ini turun bukanlah dengan keadaan terbaik lantaran beberapa pemain dilanda cedera, namun berkat fokus lalu motivasi tinggi mampu mengatasi permainan Barito, kerap sekali mengandalkan umpan terpencil yang digunakan mampu menerobos pertahanan tuan rumah.

Pada sisa sesi kedua, Barito mencoba melakukan pergantian pemain dengan memasukkan beberapa pemain andalan. Hingga perpanjangan waktu sekitar tujuh menit, tuan rumah permanen gagal mengejar ketertinggalan, skor 0-1 tidak ada berubah untuk kekalahan Barito Putera.

Pelatih Persis Solo Ong Kim Swee (tengah) memberikan keterangan usai pertandingan di dalam Conference Room Stadion Demang Lehman Martapura, Kota Banjar, Kalimantan Selatan, Hari Sabtu (19/4/2025) malam. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Artikel ini disadur dari Persis Solo hindari degradasi usai menang 1-0 di markas Barito Putera