Kehamilan bisa menjadi masa paling membahagiakan sekaligus menantang bagi seorang wanita. Selain perubahan fisik, ibu hamil juga sering mengalami mood swing yang datang tanpa peringatan.
Ketahui Penyebab Mood Swing
Sebelum mulai langkah lebih jauh, calon ibu harus mengetahui mengapa perubahan emosi muncul. Fluktuasi hormon seperti progesteron berdampak besar pada KESEHATAN emosional.
Bangun Hubungan Sehat
Curhat dengan orang terdekat atau teman sangat membantu meredakan stres. Ibu hamil yang didengar lebih mudah menstabilkan perasaan di masa hamil.
Sediakan Ruang Diri
Sering kali, ibu hamil terpaku pada kehamilan, hingga lupa menyisihkan waktu. Me time dapat menjaga KESEHATAN mental, contohnya menonton film.
Coba Aktivitas Fisik Ringan
Gerakan tubuh tak sebatas menjaga kebugaran, tapi juga berkontribusi terhadap stabilitas emosi. Yoga prenatal sudah diketahui meredakan stres juga meningkatkan kondisi psikologis.
Makan Makanan Penyeimbang Mood
Fungsi psikologis juga ditentukan oleh asupan harian. Asupan seperti halnya alpukat, penuh magnesium yang berperan meningkatkan hormon bahagia.
Ciptakan Jadwal Keseharian yang Konsisten
Jadwal yang kacau bisa mengganggu emosi. Dengan pola harian terjadwal, wanita mengandung akan merasa lebih tenang. Ini menunjang KESEHATAN.
Istirahat Cukup
Insomnia sering memicu pemicu utama perubahan suasana hati. Cobalah minimal 7 jam, kurangi makanan berat sebelum istirahat. Saat istirahat cukup, mood lebih baik.
Dapatkan Dukungan dengan Tenaga Profesional
Tak usah segan berbicara dengan profesional jika mood swing terasa berlebihan. Konselor siap mendampingi ibu hamil menjaga KESEHATAN mental dengan cara yang terarah.
Kesimpulan: Bahagia Ibu = Pertumbuhan Optimal
Naik turunnya suasana hati memang bagian alami dari kehamilan. Tapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan cara-cara di atas, ibu hamil bisa memelihara ketenangan jiwa agar tetap bahagia setiap hari.











